slide-pmb2019.jpgslide-wisuda.pngslide01.jpgslide02.jpgslide03.jpgslide04.jpgslide05.jpgslide06.jpgslide07.jpgslide08.jpgslide09.jpgslide10.jpgslide11.jpgslide12.jpgslide13.jpgslide14.jpgslide16.jpgslide17.jpgslide18.jpgslide19.jpgslide20.jpgslide21.jpgslide22.jpg

Profil PDAM Kabupaten Indramayu

Isi artikel ini diambil dari skripsi mahasiswa program studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Wiralodra.

 

A. Sejarah PDAM Kabupaten Indramayu

Sistem penyediaan air minum sudah ada sejak tahun 1932 yang dibangun oleh Pemerintah Belanda berkapasitas 20 liter/detik dengan memanfaatkan sumber air baku dari saluran irigasi Sindu Praja. Pada masa itu yang dapat menikmati air minum masih terbatas yaitu dari kalangan tertentu (elite) dan para penjajah Belanda. Pada tahun 1945 pengelolaan air minum diserahkan dari Pemerintah Belanda kepada Pemerintah Indonesia dan dikelola oleh Dinas Air Minum Kabupaten Daerah Tingkat II Indramayu. Dalam perkembangannya tahun 1978 dibangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) berkapasitas 70 liter/detik yang dikelola oleh Badan Pengelola Air Minum (BPAM) Kabupaten Indramayu.

Untuk menghindari sistem dualisme sesuai dengan SK Bupati Kepala Daerah TK. II Indramayu Nomor 45/HK002.0.0/SK/1981 tanggal 6 April 1981 tentang penyatuan Pengelolaan Air Minum Indramayu ke dalam Badan Pengelola Air Minum (BPAM), Peraturan Daerah Kabupaten Indramayu No. 08 tahun 1985 tentang pendirian Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Indramayu Daerah Tingkat II Indramayu, serta melalui Surat Keputusan bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Menteri Dalam Negeri Nomor 552/KPTS/1988, tanggal 17 Nopember 1988, menyerahkan kelanjutan pengelolaan Badan Pengelola Air Minum (BPAM) Kabupaten Indramayu, Prasarana dan Sarana tersebut kepada Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Barat yang kemudian diserahkan kepada Bupati Kepala Daerah Tingkat II Indramayu untuk dikembangkan menjadi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Daerah Tingkat II Indramayu.

Pada tahun 1995 dibangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Kota Indramayu, selanjutnya dibangun instalasi lainnya dengan sumber dana baik dari pinjaman maupun bantuan hibah dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah, sehingga total kapasitas terpasang per Juni 2015 1.020 liter/detik yang tersebar di 7 cabang dan 6 unit, dengan jumlah sambungan langganan sebanyak 88.889 SR dan 223 KU.

B. Visi, Misi dan Strategi PDAM Tirta Darma Ayu Kabupaten Indramayu

      1. Visi: PDAM TIRTA DARMA AYU MENUJU PELAYANAN PRIMA
      2. Misi:
        • Mengutamakan Kepuasan Pelanggan.
        • Meningkatkan Profesionalisme Manajemen.
        • Meningkatkan Kinerja dan Kesejahteraan Pegawai.
        • Menunjang Pembangunan Daerah.
        • Menjaga Kelestarian Lingkungan.
      3. Motto: Mengutamakan Pelayanan dan Kepuasan Pelanggan
      4. Kebijakan Mutu: Mengutamakan kepuasan pelanggan, dengan standar mutu terbaik, melalui pelaksana motto “Mengutamakan Pelayanan dan Kepuasan Pelanggan” serta dengan melakukan pengembangan yang berkesinambungan.
      5. Strategi PDAM Tirta Darma Ayu Kabupaten Indramayu dalam mewujudkan “Pelayanan Prima yang Berbasis Pada Potensi Insani”
        • Strategi membangun PDAM dilaksanakan mulai tahun 2015 sampai dengan tahun 2017 selama dua (2) tahun secara berkesinambungan.
        • Strategi membangun PDAM dilaksanakan tahun 2017 sampai dengan tahun 2019 melanjutkan program strategi membangun yang telah ditetapkan sebelumnya, melalui cara:
          • Membangun budaya kerja professional dengan merubah mindset karyawan;
          • Membangun bisnis proses excellence untuk menuju pelayanan prima;
          • Membangun customer service excellence melalui pengembangan pelayanan excellence;
          • Memacu permormance excellence guna mencapai percepatan kinerja excellence.

C. Struktur Organisasi PDAM Tirta Darma Ayu Kabupaten Indramayu

  1. Dewan Pengawas
    • Ketua merangkap anggota
    • Sekretaris merangkap anggota
    • Anggota
  2. Pimpinan PDAM
    • Direktur Utama
      • Direktur Umum
        • Bagian Administrasi, Hukum dan Kepegawaian
          • Sub Bagian Tata Usaha
          • Sub Bagian Hukum
          • Sub Bagian Kepegawaian
          • Sub Bagian Keamanan dan Ketertiban
        • Bagian Umum dan Hubungan Langganan
          • Sub Bagian Pengadaan
          • Sub Bagian Rumah Tangga
          • Sub Bagian Hubungan dan Masyarakat
          • Sub Bagian Gudang
        • Bagian Keuangan
          • Sub Bagian Pembukuan dan Verifikasi
          • Sub Bagian Kas dan Perencanaan Keuangan
          • Sub Bagian Rekening
      • Direktur Teknik
        • Bagian Produksi dan Pengendalian Kehilangan Air
          • Sub Bagian Produksi
          • Sub Bagian Laboratorium
          • Sub Bagian Pengendalian Kehilangan Air
        • Bagian Perencanaan dan Pengawasan Teknik
          • Sub Bagian Perencanaan Teknik
          • Sub Bagian Pengawasan Konstruksi
        • Bagian Pemeliharaan dan Penanganan Gangguan
          • Sub Bagian Mekanikal dan Elektrikal
          • Sub Bagian Pemeliharaan Transmisi Distribusi dan Instalasi Pengolahan Air
Joomla templates by a4joomla